Jumat, 24 Juli 2020

Kecanduaan Smartphone atau Smartphone Addict



Berbicara masalah kencanduan, tidak hanya rokok, narkoba atau zat additif lainnya, tetapi juga media sosial. Mungkin Anda pernah mendengar ada satu candaan adanya “smartphone addict” atau kecanduan telepon pintar. Katanya generasi media sosial takut ditelepon atau mengangkat telepon. Mereka lebih gemar menggunakan kelincahan jemarinya di layar smartphones, alias chatting.

Sebenarnya memang tak bisa dimungkiri kalau teknologi dan media sosial telah merevolusi cara manusia berkomunikasi dan bersosialisasi. Hal yang perlu diingat, platform media sosial ini enggak cuma digunakan oleh generasi milenial saja.

Sebut saja FacebookTwitter, hingga Instagram, yang penggunanya mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, ada pula mereka yang telah berusia di atas 50 tahun aktif menggunakan media sosial di atas. Ada yang salah? Enggak kok.

Hanya saja, mesti bijak dalam menggunakan media sosial. Sebab, enggak sedikit orang-orang yang kecanduan media sosial hingga menimbulkan berbagai masalah dalam kehidupannya.

Mulai dari membuat tidak percaya diri, kencenderungan membandingkan diri dengan orang lain, hingga depresi.
sumber: www.hallodoc.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Faktor Risiko Glaukoma

Semua orang berisiko untuk menderitaglaukoma, tetapi ada beberapa golongan dengan risiko lebih tinggi. Untuk itu gaya hidup sehat harus dite...